Polusi lingkungan: Mesin shotcrete tipe kering menghasilkan debu dalam jumlah besar selama proses penyemprotan, menimbulkan ancaman kesehatan bagi pekerja dan menyebabkan polusi lingkungan.
Hasil penyemprotan yang buruk: Tanpa bantuan air, mesin shotcrete tipe kering kesulitan untuk mengisi penuh pori-pori permukaan beton, menghasilkan hasil penyemprotan yang buruk.
Kecepatan aplikasi lambat: Mesin shotcrete tipe kering memerlukan pencampuran sebelum penyemprotan dan memerlukan beberapa kali penyemprotan, sehingga menghasilkan kecepatan aplikasi yang lambat.
Kesulitan konstruksi tinggi: Mesin shotcrete tipe kering memerlukan teknisi khusus untuk mengoperasikannya, menuntut keterampilan operator dan lingkungan kerja yang tinggi.
Biaya tinggi: Mesin shotcrete tipe kering mahal untuk dibeli, dirawat, dan diservis, sehingga sulit untuk memenuhi persyaratan proyek renovasi bangunan pada umumnya secara ekonomis.
Sebagai kesimpulan, kekurangan mesin shotcrete tipe kering yang disebutkan di atas telah menyebabkan penghapusan mereka secara bertahap. Mesin shotcrete tipe basah sekarang lebih umum digunakan untuk penyemprotan beton.
Kontak Person: Mr. Steve Wan
Tel: +86 18703811581
Faks: 86-371-6783-6231